Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Ribuan Jamaah Padati Lapangan A. Cammi Sidrap Saat Salat Idulfitri 1447 H

3
×

Ribuan Jamaah Padati Lapangan A. Cammi Sidrap Saat Salat Idulfitri 1447 H

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Takbir, Tahmid, dan Tahlil Menggema di Atas Tanah Rappang

INFOBUZZPRESS.ONLINE – RAPPANG, SIDRAP – Suasana suci dan khusyuk meliputi Lapangan A. Cammi, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), pada Jumat pagi (20/3/2026) saat pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah. Ribuan umat Muslim berkumpul, menyambut hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa Ramadan dan salat tarawih.

Example 300x600

Udara pagi yang sejuk semakin memperdalam kekhusyukan jamaah dalam memuji Allah SWT, Sang Pencipta alam semesta beserta seluruh isinya. Lapangan yang luas dipenuhi hingga penuh oleh masyarakat dari berbagai penjuru wilayah Sidrap, yang datang dengan hati penuh rasa syukur dan harapan.

Dalam momen spesial ini, Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, membacakan pidato seragam dari Bupati Sidrap, menyampaikan pesan serta harapan bagi seluruh masyarakat daerah untuk terus menjaga kebersamaan dan kemajuan bersama.

Sementara itu, khatib yang membawakan khutbah Idulfitri, A. Jamal Patombongi, menyampaikan pesan mendalam bahwa Islam adalah agama yang membawa kedamaian bagi seluruh umat manusia. “Ibadah puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga semata, melainkan juga berperan sebagai sarana pembersih jiwa yang mendalam,” ujarnya dengan suara yang jelas dan penuh makna.

Khatib juga mengajak umat Islam untuk selalu memilih makanan yang baik dan halal, sebagai bentuk wujud penghormatan terhadap tubuh dan jiwa yang telah disucikan selama bulan Ramadan. Tak hanya itu, ia mengingatkan pentingnya menjauhi perbuatan buruk, dengan menyampaikan bahwa “neraka tidak pernah memanggil manusia, melainkan manusia sendiri yang mendekatinya melalui tindakan yang salah. Sebaliknya, surga senantiasa terbuka lebar dan menanti, namun seringkali justru kita yang menjauhinya.”

Khutbah yang penuh makna tersebut menjadi pengingat berharga bagi seluruh jamaah untuk tidak mengendurkan kualitas iman dan ketakwaan setelah bulan Ramadan berakhir, serta terus menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *