Infobuzzpress.online, Pinrang – Lima guru dari MA Biharul Ulum Ma’arif Suppa turut hadir mengikuti Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang berlangsung di Kabupaten Pinrang, 3–4 September 2025.
Workshop dengan tema “Merangkul Cinta dalam Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045” ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan MAN Pinrang. Kegiatan tersebut diikuti ratusan guru madrasah Aliyah se-Kabupaten Pinrang.
Dari MA Biharul Ulum Ma’arif Suppa, lima guru yang ikut serta adalah Hj. Nurdiah, S.Pd.I., M.Pd., Khairunnisa Hasbua, S.Pd., Nurmaliah, S.Pd., Nurul Fani Darwis, S.Pd., dan Faharuddin, S.Pd. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen madrasah dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di era baru pendidikan.
Workshop ini akan dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Dr. H. Ali Yafid, S.Ag., M.Pd.I., dengan didampingi Kepala Kemenag Pinrang, Dr. H. Irfan Daming, S.Ag., M.Pd., serta Kepala MAN Pinrang, Drs. Ansyar, MA.
Melalui kegiatan ini, para guru akan dibekali pemahaman tentang Kurikulum Berbasis Cinta, yaitu kurikulum yang menekankan nilai kasih sayang, kepedulian, dan pembentukan karakter siswa. Selain itu, materi deep learning juga disampaikan agar guru mampu menghadirkan pembelajaran yang mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, dan solutif.
Guru-guru MA Biharul Ulum Ma’arif Suppa menyampaikan rasa syukur dapat mengikuti kegiatan besar ini. Mereka menilai workshop memberikan wawasan baru sekaligus motivasi untuk terus berinovasi di kelas. “Insya Allah ilmu dari workshop ini akan kami terapkan demi peningkatan mutu pembelajaran di madrasah,” ungkap salah satu peserta.
Dengan keterlibatan aktif para guru madrasah, termasuk dari MA Biharul Ulum Ma’arif Suppa, Kementerian Agama berharap lahir generasi emas 2045 yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter dan akhlak mulia. (FHR)















