Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Guru MA Biharul Ulum Ma’arif Tunjukkan Semangat di Lomba Tarik Tambang HUT RI ke-80 Desa Lero

5
×

Guru MA Biharul Ulum Ma’arif Tunjukkan Semangat di Lomba Tarik Tambang HUT RI ke-80 Desa Lero

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Infobuzzpress.Online, Suppa Pinrang, — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-80 di Desa Lero, Kecamatan Suppa, berlangsung meriah dengan berbagai lomba rakyat. Tak ketinggalan, para guru Madrasah Aliyah (MA) Biharul Ulum Ma’arif ikut ambil bagian, menunjukkan semangat kebersamaan melalui lomba tarik tambang tingkat umum.

Laga yang paling menyita perhatian terjadi saat tim guru MA berhadapan dengan tim ibu-ibu Dusun Adolang Lero. Dengan penuh semangat, para guru berhasil memenangkan satu kali putaran, disambut sorakan dan tepuk tangan riuh dari para suporter, khususnya peserta didik mereka sendiri.

Example 300x600

Guru yang ikut serta dalam lomba ini yakni Nurul Fani Darwis, Nurmaliah, Nurul Afika, Fatriana Safitri Harsyam, dan Meliani.

Kepala MA Biharul Ulum Ma’arif, Arifuddin, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa partisipasi tersebut jauh lebih bermakna daripada sekadar kemenangan.

| Foto: Guru MA Biharul Ulum Ma’arif saat berlaga dalam lomba tarik tambang pada perayaan HUT RI ke-80 di Desa Lero, Kecamatan Suppa, Pinrang, yang disaksikan dan didukung meriah oleh peserta didik serta masyarakat, Minggu (24/8/2025).

“ Kami bangga dengan semangat para guru yang mau turun langsung memeriahkan HUT RI bersama masyarakat. Ini bukan soal menang atau kalah, tapi soal kebersamaan, kekompakan, dan teladan bagi peserta didik tentang bagaimana mengisi kemerdekaan dengan cara yang positif,” ujarnya.

Suasana semakin meriah ketika peserta didik memberikan dukungan penuh lewat sorakan dan yel-yel penyemangat. Banyak yang menyebut, meski tidak meraih juara utama, guru-guru mereka sudah “juara di hati para suporter.”

Salah satu guru peserta lomba, Nurul Fani Darwis, mengaku pengalaman tersebut sangat berkesan.

“ Kami senang bisa ikut berpartisipasi. Bukan hanya sekadar lomba, tapi ada rasa kebersamaan, tawa, dan semangat perjuangan yang bisa dirasakan bersama masyarakat dan anak-anak didik kami,” katanya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perayaan kemerdekaan bukan hanya ajang perlombaan, melainkan sarana untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa nasionalisme, serta memperkuat peran madrasah di tengah masyarakat. (FHR)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *